Satu Pasien Positif Sembuh, Wonosobo Pastikan ‘Zero’ Covid-19

WONOSOBO, KRJOGJA.com – Kabupaten Wonosobo kembali pada posisi zero (nol) penderita Virus Corona (Covid-19) setelah satu-satunya penderita positif Covid-19 dengan nomor identitas 653 dinyatakan sembuh oleh pihak RSUD KRT Setjonegoro dan langsung diperbolehkan pulang. Meski telah dinyatakan sembuh, namun yang bersangkutan tetap diwajibkan menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

Kabar baik tersebut langsung dikonfirmasi oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo didampingi Sekda One Andang Wardoyo, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemkab dr Muhammad Riyatno dan Kepala Diskominfo Eko Suryantoro di Sekretariat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Wonosobo, Rabu (08/04/2020). “Patut kita syukuri bersama, hari ini kami menyampaikan informasi perkembangan terbaru terkait pasien 653 positif Covod-19 yang dirawat di RSUD KRT Setjonegoro sudah dinyatakan sembuh,” tendas Bupati.

Selanjutnya pasien bersangkutan yang merupakan pemudik yang baru pulang dari perantauan di Jakarta tersebut akan langsung menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Dalam hal ini, Pemkab akan membantu memfasilitasi tempat singgah untuk keperluan isolasi mandiri, mengingat saat ini yang bersangkutan tidak memiliki rumah sendiri di Wonosobo.

Terkait adanya pasien sembuh dari Covid-19 ini, Bupati meminta kepada warga masyarakat agar bisa menerima secara baik pasien yang telah sembuh setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Bupati mewanti-wanti agar yang bersangkutan tidak dikucilkan baik di linglungan keluarga terdekat maupun masyarakat luas sekitarnya.

Selain itu, Bupati juga menghimbau bagi para pemudik dari daerah terjangkit atau zona merah Covid-19 yang telah tiba di kampung halaman masing-masing di berbagai wilayah kecamatan di Wonosobo, agar menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah wajib melaksanakan isolasi mandiri 14 hari, melapor kepada fasilitas kesehatan terdekat.

“Terpenting adalah berupaya menghindari kerumunan massa, tetap dirumah, dan ikuti anjuran protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Jangan ngeyel atau bandel, semua demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Jubir Penanganan Covid-19 Pemkab Wonosobo dr Muhammad Riyatno, menambahkan sejak pertama menjalani perawatan medis di RSUD, kondisi pasien memang cukup baik dan hanya menunjukkan gejala relatif ringan. Selain itu, pasien bersangkutan juga bersikap kooperatif sehingga proses penyembuhan berjalan dengan baik, hingga akhirnya hasil lab Swab menunjukkan bahwa pasien 653 tersebut telah dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19.

Meski secara data valid sudah tidak ada pasien positif atau zero Covid-19 di Wonosobo, jelas dr Riyatno, namun bukan berarti penanganan wabah Covid-19 di Wonosobo menjadi kendor. Justru konfirmasi satu-satunya pasien positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh ini menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bagi Gugus Tugas Penaganan Covid-19 Pemkab Wonosobo untuk bekerja lebih keras lagi agar virus mematikan tersebut tidak sampai mewabah di kabupaten ini.

Menurut dr Riyatno, fokus Pemkab Wonosobo saat ini adalah berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan untuk menangkal Covid-19. Termasuk melalukan penanganan 32 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebagian besar atau 25 PDP diantaranya masih menjalani perawatan medis di ruang isolasi RSUD KRT Setjonegoro.

Termasuk 3 warga baru pulang bepergian dari daerah zona merah yang sebelumnya juga dinyatakan reaktif positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan Rapidtest. Begitu juga penanganan terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang kini jumlahnya mencapai lebih dari 1.800 orang. (Art)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *