Dampak Covid-19, Pariwisata DIY Rugi Rp 67 M

YOGYA, KRJOGJA.com – Kerugian yang dialami sektor pariwisata DIY akibat dampak Covid-19 diperkirakan mencapai Rp 67,04 miliar, yang mencakup 1.207 unit usaha pada 15 jenis usaha pariwisata. Nilai kerugian terbesar dialami sektor destinasi wisata alam/budaya sebesar Rp 18,37 miliar, hotel dan MICE Rp 11,22 miliar, destinasi wisata buatan Rp 7,31 miliar, tour and travel Rp 5,48 miliar, dan desa wisata Rp 4,27 miliar.

Pemda DIY melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY Bidang Ekonomi menyiapkan serangkaian program sebagai solusi untuk menangani dampak yang dialami sektor pariwisata. Untuk penanganan di masa tanggap darurat, ada beberapa stimulus seperti bantuan sarana prasarana untuk meningkatkan kualitas kebersihan destinasi wisata dan desa/kampung wisata.

“Stimulus itu berupa bahan bangunan dan HOK untuk 20 destinasi wisata dengan tingkat kunjungan wisatawan minimal 1.000 orang/minggu, dengan anggaran Rp 200 juta, lalu untuk tingkat 31 desa/kampung wisata dengan anggaran Rp 232,5 juta,” kata Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti ST MT, dalam Rapat Kerja dengan Komisi B DPRD DIY, Kamis (9/4).

Gugus Tugas juga memberikan stimulus disinfektasi berkala berupa bantuan operasional disinfektasi mandiri oleh pengelola desa/kampung wisata, untuk mengantisipasi potensi transmisi pemudik dari zona merah selama tiga bulan. Stimulus untuk 31 desa/kampung wisata dengan rincian 25 desa/kampung wisata kategori maju/mandiri dan 6 pemenang lomba ini membutuhkan anggaran Rp 93 juta.

Menurut Made, pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, menurun sangat drastis. Untuk mendongkrak kembali tingkat kunjungan wisatawan, Gugus Tugas menyusun program untuk dilaksanakan di masa recovery pada Juli-Desember 2020.

Program tersebut di antaranya Gerakan Kampanye pariwisata ‘Gempita’ dengan anggaran Rp 134,18 juta. Destinasi Jogja Istimewa akan dikerjasamakan dengan media elektronik melalui video kampanye Jogja recovery. Lalu program farm trip dengan anggaran Rp 99,8 juta upaya mengangkat kembali citra kepariwisataan DIY pascabencana nonalam.

“Kami juga mempersiapkan penyelenggaraan atraksi wisata, yang akan dilaksanakan di 20 destinasi wisata pada Triwulan 4 2020. Program yang dianggarkan sebesar Rp 500 juta ini sebagai stimulus untuk percepatan pemulihan kondisi kepariwisataan DIY pascabencana nonalam,” jelas Made. (Bro/Awh)

Sumber : KR Jogja

#rumahdijualcepat #explorejogja #investasirumah #investasiproperti #rumahdijualmurah #yogyakarta #yogyakartaistimewa #jogja #rumahdijual #investasi #kulineryogya #yogya #kulinerjogja #infokampus #investasiproperty #batikjogja #rumahdijualjogja #jogjaistimewa #kampusjogjakarta #jogjakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *