Tak Ganggu Keuangan Daerah, THR ASN Bantul Disiapkan Rp 35 Miliar

BANTUL, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengalokasikan anggaran sekitar Rp 35 Miliar. Angka ini dialokasikan bagi pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN). Adapun alokasi Rp 35 miliar ini dipastikan tidak akan mengganggu keuangan daerah meski dalam suasana pandemi Covid-19.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemkab Bantul Trisna Manurung, Minggu (17/5) menuturkan THR rencananya dibagikan untuk 7.800 ASN dengan kategori dibawah eselon III. “THR diberikan bagi ASN dibawah eselon III. Macam saya, pak Sekda tidak mendapatkan THR. Dari Rp 35 miliar ini kotor masih dipotong pajak jadi total yang diterimakan bagi alokasi THR kisaran Rp 34 miliar,” jelasnya.

Ditambahkan Trisna, mengacu kepada peraturan Menteri Keuangan maka THR akan diberikan kepada ASN dibawah pejabat eselon III. Sedangkan untuk ASN fungsional menyesuaikan dengan kepangkatan ASN bidang struktural.  Pihaknya memastikan pemberian THR untuk ASN ini sudah dianggarkan dari awal tahun melalui pos gaji selama 14 bulan.

Pos gaji ini tidak turut digeser untuk penanganan Covid-19. Sehingga diterimakan utuh untuk setiap ASN. Pemberian THR untuk ASN juga dipastikan tidak akan mengganggu keuangan daerah. “Anggaran yang dipangkas bagi penanganan Covid-19 bukan gaji tetapi pos anggaran non gaji,” tegasnya.

Untuk saat ini, imbuh Trisna pihaknya memastikan sistem keuangan daerah masih lancar dan mencukupi. Namun dalam jangka waktu 7 bulan kedepan pihaknya tidak dapat memastikan karena tergantung kebijakan yang diterapkan pusat. Pihaknya berharap transfer pemerintah pusat tidak tersendat sehingga keuangan daerah lancar.

Diakui pendapatan daerah saat ini menurun drastis, beberapa sektor seperti sektor pajak pariwisata jumlahnya juga menurun. Selain itu sektor pendapatan lain seperti pajak hotel dan restoran selama pandemi Covid-19 juga rencana dibebaskan 100 persen.

Sementara sektor yang saat ini yang masih bisa ditarik adalah PBB dan sebagainya. “Padahal kontribusi sektor ini bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) memegang peranan yang cukup penting,” tambahnya lagi.

Trisna menyatakan untuk THR dibayarkan paling lambat Rabu besok (20/5) sebelum pelaksanaan libur dan cuti bersama hari raya Idul Fitri. (Aje)

Sumber : KR Jogja

#rumahdijualcepat #explorejogja #investasirumah #investasiproperti #rumahdijualmurah #yogyakarta #yogyakartaistimewa #jogja #rumahdijual #investasi #kulineryogya #yogya #kulinerjogja #infokampus #investasiproperty #batikjogja #rumahdijualjogja #jogjaistimewa #kampusjogjakarta #jogjakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *