Kasus ODP dan PDP Terus Melonjak, Pemudik Makin Padati Sleman

SLEMAN,KRJOGJA.com – Kasus berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Sleman terus melsmi lonjakan sehihgga perlu menjadi perhatian semua pihak.

Berdasarkan laporan Gugus Tugas Peanganan Covid-19 dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Selasa (25/5/2020) hingga Pukul 13.00 WIB, tak ada kasus dari Orang Tanpa Gejala(OTG) yang saat ibi mencapai 2060 orang. Kasus ODP ada penambahan 37 kasus sehingga total ada 1946 kasus. Sedangkan PDP ada pensmbahan empat kasus sehubgga total ada 611 kasus.

Berikut rincian selengkapnya :

1. OTG tidak ada perubahan
2. ODP
a. Masih Pemantauan (MP) berkurang 19
i. Bertambah masing-masing 1 di Kecamatan Seyegan dan Ngaglik
Bertambah 3 di Kecamatan Kalasan
ii. Berkurang
Berkurang 1 di Kecamatan Sleman
Berkurang 3 di Kecamatan Depok
Berkurang 4 di Kecamatan Ngemplak
Berkurang 16 di Kecamatan Moyudan
b. Selesai Pemantauan (SP) bertambah 56
i. Bertambah
Bertambah masing-masing 1 di Kecamatan Gamping dan P
Bertambah 2 di Kecamatan Godean
Bertambah 4 di Kecamatan Ngemplak
Bertambah 5 di Kecamatan Depok
Bertambah 17 di Kecamatan Moyudan
Bertambah 26 di Kecamatan Minggir
c. Total ODP bertambah 37

3. PDP
a. PDP Negatif bertambah 19
i. PDP Negatif Sehat bertambah 18
Bertambah
Bertambah masing-masing 1 di Kecamatan Gamping, Godean, Moyudan, Minggir, Kalasan, Sleman,
Pakem
Bertambah masing-masing 3 di Kecamatan Mlati dan Berbah
Bertambah 5 di Kecamatan Ngaglik
ii. PDP Negatif Meninggal secara akumulasi bertambah 1
Bertambah
Bertambah masing-masing 1 di Kecamatan Berbah dan Cangkringan
Berkurang
o Berkurang 1 di Kecamatan Kalasan
b. PDP Proses berkurang 15
i. PDP Proses Dirawat berkurang 13
Bertambah
Bertambah 2 di Kecamatan Depok
Berkurang
Berkurang masing-masing 1 di Kecamatan Moyudan, Minggir, Kalasan, Pakem (pindah ke PDP Negatif
Sehat)
Berkurang 2 di Kecamatan Sleman
Berkurang masing-masing 3 di Kecamatan Mlati, Berbah, Ngaglik (semua pindah ke PDP Negatif Sehat)
ii. PDP Proses Meninggal berkurang 2
Berkurang
Berkurang masing-masing 1 di Kecamatan Berbah dan Cangkringan (pindah ke PDP Negatif Meninggal)
c. PDP Positif secara akumulasi tetap
i. PDP Positif Dirawat berkurang 2
Berkurang
Berkurang masing-masing 1 di Kecamatan Depok dan Berbah (pindah ke PDP Positif Sembuh)
ii. PDP Positif Sembuh tetap
Bertambah
Bertambah masing-masing 1 di Kecamatan Depok dan Berbah
iii. PDP Positif Meninggal tetap
d. Jumlah PDP bertambah 4

Data lain menunjukkan jadwal swab ke rsud Prambanan hasil rapid test klaster indogrosir kmrn 22 dan 23 Mei 2020 Dari PKM Ngaglik 2 (8 org) , dan Ngemplak 2 (7 org), dari PKM Sayegan (1 org), selesai swab terus karantina asrama haji.

Lonjakan juga terjadi pada pendatang atau pemudik dimana data hingga Pukul 15.27 WIB ada tambahan 24 pemudik. Bandingkan data Senin (25/5) cuma dipadati lima orang saja sehingga total pemudik ada 7889 orang dengan tujuan terbanyak di Kecamatan Tempel ada 836 pemudik. Selanjutnya Kecamatan Depok ada 657, lalu Kecamatan Mlati 643 dan Kecamatan Gamping ada 543 orang. Selanjutnya Kecamatan Ngemplak 463 dan Kecamatan Sleman ada 457. (*)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *