Merapi Keluarkan Dua Guguran, Gemuruh Terdengar dari Pos Pantau Babadan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Rabu (15/7/2020) malam, Gunung Merapi tercatat mengeluarkan dua kali guguran material pada pukul 18.28 dan 19.13 WIB. Meski tak teramati secara visual namun suara gemuruh terdengar dari pos pengamatan.

Dari data yang dirilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta diketahui guguran terjadi masing-masing dalam durasi 86 dan 87 detik. Petugas di pos pengamatan Babadan mendengar suara gemuruh cukup keras saat terjadinya guguran material dari puncak tersebut.

Selain guguran diketahui ada dua kali hembusan dengan Amplitudo 2 mm durasi 12-17 detik, 3 gempa vulkanik dangkal Amplitudo 45-55 mm durasi 9-10 detik serta 1 gempa tektonik lokal Amplitudo 7 mm dengan S-P : 5.6 detik dan durasi 42 detik.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan sampai saat ini Merapi tetap berada pada tingkat aktivitas Waspada atau Level II. Jarak aman aktivitas manusia tetap berada di luar 3 kilometer dari puncak.

“Masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awanpanas maupun letusan eksplosif juga mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak,” tandas Hanik. (Fxh)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *