Bank Digital BCA Layani Nasabah Milenial

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah merampungkan akuisisi terhadap PT Bank Royal Tbk yang selanjutnya perseroan mengubah namanya menjadi PT Bank Digital BCA. Sedangkan operasional akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Segala sesuatu terkait akuisi sudah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) termasuk nama baru (Bank Royal) menjadi Bank Digital BCA. Semua sudah diizinkan OJK dan akan beroperasi dalam waktu dekat,” ungkap EVP Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn didampingi SVP Corporate Communication BCA Susanti Nurmalawati disela diskusi bareng bersama media belum lama ini.

Menurut Hera Bank Digital BCA nantianya akan membidik kaum milenial untuk menjadi nasabah (simpanan ataupun pinjaman). Anak usaha baru ini akan melayani semua hal yang berkaitan dengan dunia digital yang selama ini tidak tergarap maksimal oleh induknya.

“Segmentasi ini menjadi penting di masa depan demi kelangsungan usaha BCA itu sendiri. Untuk jangka waktu 5-10 tahun ke depan, kita tidak hanya melayani nasabah yang sudah akrab dengan BCA. Mau tidak mau akan menjangkau nasabah yang berbeda generasi. Nasabah milenial termasuk usahanya menjadi segmentasi baru yang akan dilayani Bank Digital BCA. Contohnya, akan menyalurkan kredit di bidang financial technologi (fintech) atau semua disesuaikan dengan kebutuhan mereka,” tandas Hera.

Sementara itu, Susanti Nurmalasari menjelaskan selama pandemi Covid-19 terjadi perubahan kebiasaan nasabah yang sebagian besar bertransaksi secara online. Terjadi lonjakan transaksi sebesar 14 persen melalui internet banking dan 43 persen melalui BCA Mobile. Karena itu perseroan terus menambah fitur transaksi yang dibutuhkan nasabah meningkatkan nilai transaksi melalui klik BCA dari Rp100 juta menjadi Rp250 juta.

“Nasabah melakukan transaksi dari rumah atau manapun secara online. Porsinya 98 persen online dan sisanya melalui kantor cabang. Namun, di masa depan, Kami tidak akan menutup kantor cabang termasuk di daerah karena keberadaannya tetap dibutuhkan masyarakat,” pungkas Susanti Nurmalasari. (*)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *