Maksimalkan Tol Yogya-Cilacap, Kulonprogo Petakan 3 Pintu Tol

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kehadiran Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) memang harus diimbangi percepatan pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sebagai Jalan Nasional Purworejo-Yogyakarta serta rencana pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Cilacap.

Rencana pembangunan Tol Yogya-Cilacap ini hendaknya memperhatikan kawasan permukiman dan bangunan-bangunan yang telah ada, sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial, serta berdampak ekonomis terhadap masyarakat.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kulonprogo Ponimin Budi Hartono di ruang kerjanya, Selasa (8/9) mengakui, Posisi Pemkab Kulonprogo cukup berat. “Sebab letak geografis Kulonprogo membujur ke Utara, dan panjang jalan tol hanya 20 kilometer. Karena itu, tata bangun jalan tol harus memperhatikan kawasan permukiman masyarakat, agar tidak banyak warga yang harus mengungsi. Kami mengusulkan lahan yang digunakan untuk jalan tol diarahkan dari Kokap-Girimulyo-Kalibawang agar tidak berdampak terhadap bangunan masyarakat,” pinta Ponimin.

Kepala Bappeda Kukonprogo Triyono menuturkan, Pemkab memadukan pembangunan Jalan Kabupaten dengan pintu tol agar memiliki aksesibilitas maksimal. Sebab pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada aksesibilitas suatu wilayah. “Pengembangan Jalan Kabupaten di sekitar pintu tol diarahkan peningkatan kapasitas jalan,” ujarnya.

Di Kulonprogo nantinya terdapat tiga pintu tol, di bagian Timur ada Pintu Tol Banguncipto Sentolo yang menghubungkan ke Jalan Provinsi Sentolo-Nanggulan menuju Kulonprogo wilayah Utara dan Timur. “Di bagian tengah, Pintu Tol Pengasih yang menghubungkan ke Kota Wates dan sekitarnya atau pusat pertumbuhan Kulonprogo. Di bagian Barat, Pintu Tol Temon/Bandara yang menghubungkan aksesibilitas ke BIY dan wilayah Kulonprogo bagian Barat dan terintegrasi dengan Jalan Bedah Menoreh,” jelasnya. (Wid)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *