Positif Covid-19 Melonjak, Masyarakat Masih Banyak Tak Bermasker di Pantai

YOGYA (KR) – Kasus positif Covid-19 terus mengalami lonjakan cukup signifikan yang kali ini bertambah 49 kasus sehingga total kasus terkonfirmasi di DIY menjadi 1.836 kasus saat ini. Sebagian besar tambahan kasus terkonfirmasi ini mempunyai riwayat awal dari hasil tracing kontak kasus positif Covid-19 dan skrining karyawan kesehatan. Sementara itu, kasus sembuh pun bertambah sebanyak 7 kasus maka total kasus sembuh di DIY menjadi 1.332 kasus.

Juru Bicara (Jubir) Pemda DIY Untuk Penanganan Virus Korona Berty Murtiningsih mengatakan kasus terkonfirmasi yang baru tersebut berdomisili Sleman sebanyak 29 orang, disusul Bantul sebanyak 11 orang, Gunungkidul sebanyak 6 orang, Kota Yogyakarta sebanyak 2 orang dan Kulonprogo 1 orang. Riwayat awal penularan kasus terkonfirmasi ini yaitu 27 kasus hasil tracing kontak kasus positif DIY, 11 kasus skrining karyawan kesehatan, 3 kasus perjalanan luar daerah dan 8 kasus masih dalam penelusuran,” tutur Berty di Yogyakarta, Minggu (13/9).

Berty menyampaikan jumlah kasus meninggal Bertambah lagi sebanyak 2 kasus maka total kasus meninggal terkonfirmasi di DIY menjadi 52 kasus. Dua kasus meninggal terkonfirmasi tersebut adalah kasus 1.835 laki-laki (58) warga Kota Yogyakarta dengan omorbid stroke dan hipertensi serta kasus 1.839 laki-laki (77) warga Gunungkidul.

“Jumlah kasus sembuh bertambah 7 kasus sehingga total kasus sembuh di DIY menjadi 1.332 kasus. Tambahan kasus sembuh ini berdomisili di Sleman sebanyak 3 orang, Gunungkidul sebanyak 2 orang, Kota Yogyakarta dan Kulonprogo masing-masing 1 kasus,” tandasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DIY tersebut menambahkan jumlah sampel diperiksa sebanyak 754 sampel dari 656 orang di DIY. Case recovery rate (CRR) atau tingkat kesembuhan sebanyak 72,55 persen dan Case Fatality Rate (CFR) atau tingkat fatalitas kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2,83 persen di DIY.

Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Noviar Rahmad menyatakan, kenaikan jumlah kasus positif yang terjadi di DIY selain dikarenakan ada swab massal dibeberapa instansi juga belum optimalnya kesadaran masyarakat terkait dengan penegakan protokol kesehatan. Di tempat wisata, seperti pantai masih banyak ditemukan warga yang tidak menggunakan masker. Padahal pihaknya sudah meminta agar mereka yang berada di tempat wisata menggunakan maskir.

Belakangan ini pihaknya melakukan operasi penegakan protokol kesehatan khususnya terkait penggunaan masker dalam dua hari terakhir difokuskan di Malioboro. Ternyata jumlah pengunjungnya mengalami penurunan cukup drastis, sebagai dampak dari adanya PKL Malioboro yang terkena Covid-19. “Berdasarkan operasi masker yang kami lakukan di Kawasan Malioboro jumlah masyarakat yang melakukan pelanggaran berkurang drastis. Karena dalam sehari jumlah pelanggarnya kurang dari 100 orang. Meski mengalami penurunan, penegakan protokol kesehatan tetap menjadi prioritas kami. Pasalnya di obyek wisata Pantai dan Kaliurang justru terjadi peningkatan pelanggaran,”papar Noviar.

Sementara itu, guna meminimalisir penyebaran Virus Korona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, melaksanakan swab massal mulai 7 September hingga positif rate di Indonesia kurang dari 5 persen. Untuk target sasaran, diantaranya ibu hamil, lansia dan penderita penyakit tidak menular. Selain itu juga untuk warga yang ada kontak erat kasus konfirmasi positif hasil tracing.

“Swab massal ini, dilakukan disemua desa dan kecamatan di wilayah ini. Target kami, satu swab per seribu penduduk atai 186 sampel per hari. Sasaran prioritas adalah ibu hamil, lansia dan penderita penyakit tidak menular serta warga yang memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif,” kata Koordinator Bidang Operasional Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Retno Indrastuti, Minggu (13/9). (Ira/Ria/Bag)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *