Toko di Malioboro Sepi Omzet di Hari Pertama Uji Coba Pedestrian

YOGYA, KRJOGJA.com – Para pemilik toko yang tergabung dalam Perkumpulan Pengusaha Malioboro dan A Yani (PPMAY) mengeluhkan sepinya omzet di hari pertama Uji Coba Pedestrian Malioboro, Selasa (3/11).

“Banyak konsumen toko-toko yang terjebak kemacetan di Ngampilan Jalan Suryotomo, Ngupasan sehingga batal masuk toko-toko di Jalan Malioboro dan Jalan A Yani,” tutur Koordinator PPMAY Karyanto Yudomulyono kepada KRJogja.com, Senin (3/11) sore.

Karyanto mempertanyakan Pemda DIY apakah sudah memikirkan permasalahan ini, dengan banyaknya pelanggan toko-toko anggota PPMAY yang kemudian pindah ke toko-toko lain di jalan utama lain nya di Kota Yogya yang tidak terkena dampak kerugian luar biasa dari uji coba ini.

“Sirip-sirip atau ruas jalan di Malioboro jadi padat karena banyaknya parkir motor dan mobil sembarangan, sehingga pemilik rumah atau toko justru kesulitan keluar masuk rumah,” keluhnya.

Padahal menurut Karyanto semua anggota PPMAY taat pada pemerintah dengan membayar pajak-pajak, listrik, air minum dan memberi lapangan pekerjaan dengan gaji yang layak. “Kami warga dan pemilik toko juga mau masuk rumah disuruh nuntun motor, padahal ada warga toko lanjut usia (tua),” ungkap Karyanto mengutip keluhan salah satu anggota PPMAY yang juga menemukan pelanggaran adanya mobil pikap milik PKL bisa masuk sore hari sekitar pukul 16.30. (R-4)

Sumber : KR Jogja

#infojogja #jogja #yogyakarta #visitjogja #dolanjogja #infojogja #infojogjaupdate #infoyogyakarta #visityogyakarta #kotajogja #kotayogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *