Ujicoba Pedestrian Malioboro Berubah Jam

YOGYA, KRJOGJA.com – Tim evaluasi ujicoba pedestrian Malioboro akhirnya memutuskan mengubah skema waktu penerapan Malioboro tanpa kendaraan bermotor mulai Kamis (12/11/2020). Masukan dari berbagai pihak menjadi pertimbangan perubahan waktu pelaksanaan kawasan Malioboro tanpa kendaraan bermotor tersebut.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti mengatakan pihaknya sudah siap melaksanakan perubahan waktu pelaksanaan ujicoba. Mulai Kamis (12/11/2020) besok, kendaraan bermotor tak boleh melintas Malioboro mulai pukul 17.00 WIB hingga 22.00 WIB, berbeda dari sebelumnya pukul 06.00 hingga 24.00 WIB.

“Besok (Kamis) ada penyesuaian jam, insyaallah. Sudah ada keputusan sekarang, kami sudah lapor dan sudah oke. Sore hari hingga malam akan jadi pedestrian. Tepatnya jam 5 sore hingga 10 malam. Kita desain seperti itu, sambil berjalan harapannya bisa lebih smooth,” ungkap Made Rabu (11/11/2020).

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji ditemui secara terpisah mengatakan perubahan jam penerapan ujicoba merupakan hasil evaluasi tim setelah mendengar masukan dari berbagai pihak. Perubahan tersebut dinilai bisa terjadi dalam sebuah ujicoba untuk menemukan formulasi terbaik.

“Banyak masukan, kita kumpulkan, bicarakan dan olah termasuk dari pedagang, pemilik toko dan pihak yang berkepentingan di Malioboro. Kita evaluasi dan nanti di akhir ujicoba kita juga akan evaluasi lagi, menemukan formulasi terbaik,” ungkap Baskara Aji.

Sementara Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengapresiasi perubahan waktu ujicoba pedestrian Malioboro meski tinggal menyisakan empat hari lagi. Huda menilai, pemerintah mendengar masukan masyarakat yang merasakan langsung situasi di lapangan.

“Saya kira kalau jam 5 sore sampai 10 malam, sesuai waktu jalan-jalan, udara tidak panas. Ini masukan dari warga Malioboro, saya menyambut baik dan kita perbaiki evaluasi. Ini belum mau diterapkan permanen, nanti di ujicoba berikutnya coba kita maksimalkan lagi. Empat hari terakhir ini kita lihat seperti apa, sampai ketemu format terbaik mencari bentuk terbaik,” tandas Huda. (Fxh)

Sumber : Detik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *