Lokasi Parkir Kawasan Tugu Diinventarisir

YOGYA, KRJOGJA.com – Usai penataan kawasan Tugu Pal Putih, Pemkot Yogya masih memiliki pekerjaan yang tak kalah pelik, yakni penyediaan lokasi parkir. Lokasi tersebut saat ini pun masih diinventarisir.

Diperkirakan, setelah kawasan Tugu terbebas dari kabel melintang, daya tarik untuk berkunjung ke sana akan semakin meningkat. Padahal badan jalan di area itu tidak akan diperbolehkan untuk parkir.

“Mencari lokasi parkir ini tentu bukan pekerjaan mudah. Kami berkoordinasi dengan camat setempat untuk bersama-sama mengidentifikasi lokasi yang bisa dijadikan alternatif parkir untuk kawasan tersebut,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogya Agus Arif Nugroho, Rabu (16/12/2020).

Oleh karena itu, ketika penataan Tugu tuntas 100 persen pada akhir bulan ini, kebijakan larangan parkir belum akan langsung diterapkan. Proses penataan parkir pun harus dilakukan secara bertahap. Hal ini karena untuk menginventarisir lokasi parkir membutuhkan waktu.

Agus menandaskan, mencari lokasi parkir juga tidak mudah. Pengunjung atau wisatawan yang datang ke kawasan Tugu biasanya memanfaatkan sejumlah lokasi parkir yang sudah tersedia. Misalnya di sepanjang Jalan Diponegoro atau di depan Pasar Kranggan dan di Jalan Sudirman.

“Kawasan Tugu ini biasanya ramai dikunjungi wisatawan pada malam hari saat lalu lintas di kawasan tersebut tidak lagi terlalu padat sehingga pengunjung bisa memanfaatkan lokasi parkir yang juga jauh lebih sepi dibanding saat siang hari,” imbuhnya.

Salah satu alternatif lokasi parkir yang ditawarkan Dinas Perhubungan Kota Yogya adalah memanfaatkan Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali. Di TKP tersebut kapasitas untuk menampung kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor cukup memadai.

Jaraknya pun tidak terlalu jauh yakni sekitar satu kilometer dan pengunjung bisa berjalan kaki menyusuri jalur pedestrian Jalan Margo Utomo.

Hanya, masyarakat memiliki kebiasaan untuk parkir di lokasi terdekat. Sehingga hal itu juga harus diperhatikan.
“Makanya kami berkoordinasi dengan camat untuk mengidentifikasi lokasi yang masih memungkinkan,” tandasnya.

Aspek ekonomi warga setempat juga menjadi pertimbangan. Apalagi sejumlah warga di sana selama ini menggantungkan pencaharian dari jasa parkir.

Sebelumnya, Camat Jetis Sumargandi mengatakan, terdapat beberapa lokasi alternatif yang bisa dimanfaatkan sebagai lokasi parkir untuk pengunjung di kawasan Tugu seperti di depan Pasar Kranggan. “Di belakang Pasar Kranggan juga masih memungkinkan serta di Balai Kampung Kebon Dalem. Nanti bisa dikerjasamakan dengan kampung,” katanya. (Dhi)

Sumber : KR Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *