Besok Puncak Arus Mudik di Yogyakarta, Sebegini Jumlah Penumpang Kereta Api

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA – Puncak arus mudik di Yogyakarta dan sekitarnya diperkirakan terjadi pada besok Jumat (29/4). Pemudik dari berbagai daerah yang tiba di Yogyakarta menggunakan angkutan kereta api akan tiba sebanyak 15.000 orang dalam satu hari.

Hal itu disampaikan oleh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Supriyanto.

“Kenaikan jumlah penumpang yang turun di stasiun sudah terjadi sejak awal pekan lalu, sekitar 11.000 penumpang per hari dan akan mencapai puncaknya pada Jumat (29/4),” kata Supriyanto, Kamis (28/4). Menurut dia, kedatangan penumpang di Daop 6 Yogyakarta juga diperkirakan tetap akan ramai hingga akhir pekan, bahkan sampai beberapa hari setelah Lebaran.

Jumlah penumpang yang turun mencapai sekitar 14.000 per hari dan mengalami sedikit penurunan pada saat hari H Lebaran yaitu sekitar 12.000 penumpang per hari.

Berdasarkan data Daop 6 Yogyakarta per Rabu (27/4), total terdapat 208.592 penumpang yang turun terhitung sejak masa angkutan Lebaran 2022 diberlakukan. Sedangkan untuk arus balik, diperkirakan terjadi pada 7 Mei dengan 14.000 penumpang yang diberangkatkan dari berbagai stasiun di Daop 6 Yogyakarta.

Total tiket yang terjual untuk arus balik sudah mencapai sekitar 72 persen atau 205.739 penumpang dari total kursi yang disediakan sebanyak 282.926 penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Daop 6 Yogyakarta saat arus balik mulai terjadi pada 4 Mei. Koordinator Satuan Layanan Terminal Giwangan Yogyakarta Bekti Zunanta mengatakan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Sabtu (30/4). Menurut dia, jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi bus tahun ini jauh berkurang jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi. “Dua tahun lalu, rata-rata jumlah penumpang yang diberangkatkan bisa mencapai 11.000 orang per hari, tetapi sekarang hanya sekitar 3.700 orang. Turunnya sangat jauh,” katanya.

Penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan tersebut juga mempengaruhi jumlah armada bus yang dioperasionalkan yaitu mengalami penurunan sekitar 50 persen. “Tetapi jika dibanding hari biasa, sudah ada kenaikan sekitar 30 persen,” katanya. (antara/mar3/jpnn)

Sumber : JPNN.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *